Skip to main content
Search
Search

Ada tiga jenis utama obat yang tersedia bebas untuk meredakan batuk. Yaitu obat jenis supresan, demulcent, dan ekspektoran.

Supresan (Penekan batuk) biasanya digunakan untuk meringankan gejala batuk kering, gatal, dan mengganggu. Obat jenis ini dapat memberikan pengobatan yang berguna, khususnya pada malam hari saat tidur Anda terganggu. Bahan yang digunakan adalah, dextromethorphan dan codeine yang bekerja di pusat batuk pada otak untuk menekan refleks batuk.

Ekspektoran membantu mengencerkan lendir yang lengket, mengencerkannya sehingga lendir atau dahak tersebut dapat dikeluarkan melalui batuk. Batuk masih akan terjadi tetapi batuk akan mengeluarkan dahak yang mengganggu. Guaifenesin adalah salah satu ekspektoran yang paling umum ditemukan.

Demulcent bekerja dengan cara melapisi tenggorokan, melindunginya dari bahan pengganggu, sehingga mengurangi rangsangan untuk batuk. Obat jenis ini termasuk sirup dan produk yang mengandung gliserin, seringkali ditambahkan dengan rasa seperti madu dan lemon, produk obat herbal tradisional, dan lozenge batuk yang mengandung berbagai bahan yang diantaranya berguna untuk meredakan nyeri pada tenggorokan yang sakit.

Beberapa obat mengandung kombinasi bahan untuk mengobati gejala pilek paling umum. Selain bahan untuk mengobati batuk, produk ini juga dapat mengandung:

Antihistamin (diphenhydramine, promethazine, atau triprolidine) untuk meredakan gejala yang timbul pada saluran pernafasan atas karena alergi. Beberapa jenis antihistamin dapat menimbulkan kantuk.

Pereda nyeri (analgesik) seperti parasetamol untuk meredakan nyeri dan membantu menurunkan demam.

Dekongestan (pseudoephedrine atau phenylephrine) untuk meredakan hidung tersumbat dengan mengerutkan pembuluh darah yang membengkak di area hidung dan mengurangi sekresi lendir.